Pernah nggak sih lagi mau masak atau buka lemari dapur, eh tiba-tiba ada kecoa yang muncul dan langsung bikin kamu jijik? Atau mungkin kamu lagi mau ambil piring tengah malam, nyalain lampu dapur, terus kaget karena ada beberapa kecoa yang langsung lari kesana-kemari? Kebayang dong rasanya betapa nggak nyamannya! Dapur adalah jantung rumah tempat kamu menyiapkan makanan untuk keluarga. Keberadaan kecoa di dapur bukan cuma masalah kebersihan atau estetika aja, tapi juga ancaman serius bagi kesehatan keluarga kamu. Kecoa membawa berbagai bakteri dan patogen berbahaya yang bisa mengkontaminasi makanan dan peralatan dapur. Di artikel ini, Mineth akan kasih tahu kamu berbagai cara mengusir kecoa di dapur secara efektif—mulai dari metode alami dengan bahan-bahan yang ada di rumah, solusi praktis yang bisa langsung kamu terapkan, sampai kapan saatnya kamu perlu bantuan profesional.
Yuk, simak sampai habis supaya dapur kamu bebas kecoa dan keluarga terlindungi!
Cara Mengusir Kecoa di Dapur dengan Bahan Alami
Kalau kamu lebih suka solusi alami yang aman dan nggak menggunakan bahan kimia berbahaya, ada beberapa metode yang bisa kamu coba. Bahan-bahan ini umumnya aman untuk keluarga dan hewan peliharaan, tapi tetap efektif mengusir kecoa.
1. Daun Salam
Daun salam punya aroma khas yang sangat dibenci kecoa. Cara pakainya gampang banget:
- Siapkan daun salam kering (bisa beli di pasar atau toko bahan makanan)
- Letakkan beberapa lembar daun salam di sudut-sudut dapur, dalam laci, lemari, atau area yang sering kamu lihat kecoa
- Ganti daun salam setiap 2-3 hari sekali atau kalau aromanya sudah hilang
Metode ini lebih ke preventif atau pencegahan. Kecoa akan menghindari area yang ada aroma daun salam, tapi nggak akan membunuh mereka.
2. Larutan Sabun Cuci Piring
Ini adalah salah satu cara paling mudah dan efektif untuk membunuh kecoa yang terlihat:
- Campurkan sabun cuci piring dengan air dalam botol spray
- Kalau kamu lihat kecoa, langsung semprot dengan larutan ini
- Sabun akan menutup pori-pori pernapasan kecoa dan membuat mereka mati lemas
Larutan sabun aman digunakan di area dapur karena nggak beracun dan mudah dibersihkan. Tapi ini hanya efektif untuk kecoa yang terlihat, bukan untuk koloni yang bersembunyi.
3. Baking Soda dan Gula
Ini adalah metode umpan racun alami yang cukup efektif:
- Campurkan baking soda dan gula dengan perbandingan 1:1
- Letakkan campuran ini di wadah kecil dan tempatkan di sudut-sudut dapur yang sering dilalui kecoa
- Gula akan menarik kecoa untuk makan, sedangkan baking soda akan bereaksi dengan asam di perut kecoa dan membunuh mereka
Metode ini butuh waktu beberapa hari sampai kamu lihat hasilnya, tapi cukup efektif untuk mengurangi populasi kecoa.
4. Minyak Kayu Putih atau Peppermint Oil
Kecoa sangat sensitif terhadap aroma kuat dari minyak esensial tertentu:
- Campurkan 10-15 tetes minyak kayu putih atau peppermint oil dengan air dalam botol spray
- Semprotkan di area yang sering dilalui kecoa, sudut-sudut dapur, dan area sekitar kompor
- Ulangi setiap 2-3 hari untuk menjaga efektivitasnya
Selain mengusir kecoa, metode ini juga bikin dapur kamu wangi alami. Tapi ingat, ini lebih ke pencegahan dan pengusiran, bukan pembasmian total.
5. Mentimun
Kecoa nggak suka sama aroma mentimun segar, terutama bagian kulitnya:
- Potong mentimun segar dan letakkan di area yang sering ada kecoa
- Ganti setiap hari dengan mentimun yang baru karena mentimun lama akan busuk dan justru menarik kecoa
Metode ini cukup efektif sebagai pengusir sementara, tapi kamu harus rajin ganti mentimunnya.
6. Boraks (Borax)
Boraks adalah bubuk mineral yang bisa kamu temukan di toko bangunan atau supermarket. Cara pakainya:
- Campurkan boraks dengan gula atau tepung dengan perbandingan 1:1
- Taburkan tipis-tipis di sudut-sudut dapur, di balik lemari, atau area yang jarang terlihat
- PENTING: Jangan letakkan di area yang mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan karena boraks bisa berbahaya kalau tertelan
Boraks akan menempel di tubuh kecoa dan mereka akan membawanya ke sarang, membunuh kecoa lain juga. Tapi gunakan dengan hati-hati karena boraks nggak sepenuhnya aman.
Cara Mengusir Kecoa di Dapur dengan Metode Praktis

Selain bahan alami, ada beberapa metode praktis yang bisa langsung kamu terapkan untuk mengusir dan mencegah kecoa:
7. Jebakan Lem Kecoa (Glue Trap)
Ini adalah metode mekanis yang efektif dan aman:
- Beli glue trap khusus kecoa di supermarket atau toko online
- Letakkan di area strategis seperti sudut dapur, belakang kulkas, di bawah wastafel
- Periksa setiap beberapa hari dan ganti kalau sudah penuh kecoa
Glue trap nggak hanya menangkap kecoa tapi juga membantu kamu identify dari mana mereka datang dan seberapa parah infestasi.
8. Perbaiki Semua Kebocoran Air
Ini sangat penting:
- Cek dan perbaiki keran yang bocor atau menetes
- Perbaiki pipa yang bocor di bawah wastafel
- Pastikan nggak ada genangan air di area dapur
- Keringkan wastafel sebelum tidur
Dengan menghilangkan akses ke air, kamu bikin dapur jadi tempat yang nggak nyaman buat kecoa.
9. Tutup Semua Celah dan Lubang
Kecoa bisa masuk lewat celah super kecil:
- Segel celah di dinding, lantai, atau plafon dengan caulk atau semen
- Tutup lubang di sekitar pipa dengan foam atau steel wool
- Pasang door sweep di pintu dapur kalau ada celah di bawahnya
- Tutup ventilasi dengan kawat kasa
Dengan menutup akses masuk, kamu mencegah kecoa baru datang dari luar.
10. Simpan Makanan dengan Benar
Ini adalah kunci utama pencegahan:
- Simpan semua makanan dalam wadah tertutup rapat (gunakan wadah plastik atau kaca dengan tutup kedap udara)
- Jangan biarkan buah atau sayur terlalu lama di meja terbuka
- Simpan makanan hewan peliharaan dalam wadah tertutup
- Segera bersihkan tumpahan makanan atau minuman
Dengan menghilangkan akses ke makanan, kamu bikin kecoa kelaparan dan mereka akan pergi mencari tempat lain.
11. Buang Sampah Setiap Hari
Tempat sampah adalah magnet bagi kecoa:
- Gunakan tempat sampah dengan tutup yang rapat
- Buang sampah setiap hari, jangan biarkan menumpuk
- Bersihkan tempat sampah secara rutin dengan disinfektan
- Jangan biarkan sampah menumpuk di luar rumah dekat pintu dapur
12. Bersihkan Dapur Secara Menyeluruh Setiap Hari
Kebersihan adalah pertahanan terbaik melawan kecoa:
- Cuci piring kotor segera setelah makan, jangan ditumpuk di wastafel
- Sapu dan pel lantai dapur setiap hari, terutama setelah masak
- Bersihkan meja dapur dan kompor dari tumpahan minyak atau makanan
- Bersihkan area belakang dan bawah kulkas secara berkala
- Kosongkan dan bersihkan laci-laci dapur secara rutin
Baca Juga: Ternyata ini Penyebab Kecoa Sering Muncul di Dapur
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah punya berbagai cara mengusir kecoa di dapur—mulai dari metode alami dengan bahan-bahan yang ada di rumah, solusi praktis yang mudah diterapkan, sampai tahu kapan saatnya butuh bantuan profesional. Yang paling penting adalah konsistensi dalam menjaga kebersihan dapur dan menghilangkan akses kecoa terhadap makanan dan air.
Ingat, kecoa bukan cuma masalah kebersihan tapi juga ancaman serius bagi kesehatan keluarga kamu. Semakin cepat kamu tangani, semakin mudah masalahnya diselesaikan. Jangan tunggu sampai populasi kecoa makin banyak dan makin susah dibasmi.
Kalau metode DIY yang sudah kamu coba belum berhasil atau kamu butuh solusi yang lebih cepat dan tuntas, jangan ragu untuk menghubungi profesional. Hiraeth siap membantu kamu membasmi kecoa dengan metode terpadu yang efektif dan aman.
Hubungi Customer Service Hiraeth di WhatsApp 0813-2602-2251 untuk konsultasi gratis dan jadwalkan survei. Dapatkan dapur yang bersih, sehat, dan bebas kecoa bersama Hiraeth!
FAQ Seputar Cara Mengusir Kecoa di Dapur
Q: Apakah bahan-bahan alami seperti daun salam dan minyak kayu putih benar-benar efektif mengusir kecoa?
A: Bahan alami seperti daun salam, minyak kayu putih, atau peppermint oil memang efektif sebagai pengusir atau repellent karena aromanya yang dibenci kecoa. Namun perlu dipahami bahwa metode ini lebih bersifat preventif dan pengusir, bukan pembasmi. Kecoa akan menghindari area dengan aroma tersebut, tapi tidak membunuh mereka atau menghilangkan koloni yang sudah ada. Metode alami paling efektif untuk pencegahan atau infestasi yang sangat ringan. Untuk hasil optimal, kombinasikan dengan kebersihan maksimal dan eliminasi sumber makanan serta air. Kalau infestasi sudah cukup parah, metode alami saja tidak cukup dan kamu perlu pendekatan yang lebih komprehensif.
Q: Kenapa kecoa masih muncul padahal dapur saya sudah bersih?
A: Ada beberapa kemungkinan kenapa kecoa masih muncul meski dapur sudah bersih. Pertama, kecoa bisa datang dari luar atau dari unit tetangga (kalau kamu tinggal di apartemen atau rumah susun) melalui celah-celah kecil, pipa, atau saluran pembuangan. Kedua, mungkin masih ada sumber makanan atau air yang tersembunyi yang kamu nggak sadari—seperti remah makanan di celah-celah, tumpahan minyak di belakang kompor, atau kebocoran pipa tersembunyi. Ketiga, bisa jadi koloni kecoa sudah terlalu besar dan mereka bersarang di area yang sulit dijangkau seperti dalam dinding atau di bawah lantai. Dalam kasus ini, inspeksi profesional diperlukan untuk identify sumber masalah dan memberikan solusi yang tepat.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk benar-benar bebas dari kecoa setelah melakukan berbagai cara pengusiran?
A: Waktu yang dibutuhkan sangat bervariasi tergantung tingkat infestasi dan metode yang digunakan. Untuk infestasi ringan dengan metode alami dan perbaikan sanitasi, kamu mungkin mulai melihat pengurangan signifikan dalam 1-2 minggu. Namun untuk infestasi sedang hingga berat, bisa memakan waktu 4-8 minggu bahkan lebih. Kecoa memiliki siklus hidup yang kompleks—telur mereka terlindung dalam kapsul (ootheca) yang tahan terhadap banyak insektisida, dan telur ini bisa menetas dalam 2-8 minggu. Jadi meski kecoa dewasa sudah mati, telur yang sudah ada bisa menetas dan menciptakan generasi baru. Itulah kenapa konsistensi dan kesabaran sangat penting, atau gunakan jasa profesional yang punya metode untuk membasmi semua tahap siklus hidup kecoa sekaligus.
By: Laode Raeputra
Hiraeth Pest






